Minggu, 21 September 2014

Spagheti Beras No Gluten

 Dari Kiri ke kanan :
Spagheti Beras Merah Rp. 30.000
Spagheti Beras Putih Rp.30.000
Bawah : Bihun beras merah Rp.30.000
Berat 200 gr
No Gluten

BERAS MERAH- SI SUMBER ENERJI NO.1 Dibandingkan beras putih, beras merah mendapat pengolahan paling sedikit. Hanya kulit bagian luar (sekam) yang dibuang, sehingga masih mengandung kulit ari (aleuron) dan inti biji beras (germ). Aleuron ini sangat kaya vitamin dan mineral, terutama vitamin B kompleks serta mineral fosfor dan magnesium. Citarasa beras merah agak mirip kacang, kenyal, dan bertekstur lebih keras. Kandungan serat dan lemaknya pun lebih tinggi. Oleh karena itu, beras merah membutuhkan waktu lebih lama saat dimasak. Karena mengandung lemak, beras merah tidak bisa disimpan dalam jangka waktu lama. Lemak diketahui mudah teroksidasi dan menimbulkan bau tengik. beras merah memiliki IG yang rendah, sehingga lebih menyehatkan.
BERAS PUTIH- FAVORIT ORANG INDONESIA

Inilah beras yang paling umum dijumpai. Terdiri atas berbagai varietas, seperti   rojolele, pandanwangi, dan cianjur. Beras dihasilkan dari padi yang digiling dengan mesin, sehingga dinamakan beras giling. Jika digiling sempurna, warnanya menjadi putih bersih, karena tidak lagi mengadung kulit ari(aleuron). Sedangkan bila tidak digiling sempurna atau disebut beras pecah kulit, beras bewarna putih kecoklatan karena masih mengandung aleuron. Di aleuron ini berkumpul berbagai jenis nutrisi yang dibutuhkan tubuh, mulai dari vitamin B kompleks, mineral, protein, lemak dan serat. Komposisi amilosa-amilopektin (RED: jenis karbohidrat kompleks) pada beras juga mempengaruhi indeks glikemia (IG) beras. IG adalah kecepatan karbohidrat dalam menaikkan kadar gula darah. Beras pera dengan kadar amilosa tinggi, memiliki IG rendah, sehingga lebih disarankan untuk penderita diabetes atau mereka yang sedang berdiet.

Tidak ada komentar: